Militer Israel menghentikan kapal-kapal armada Gaza. Berikut yang kami ketahui

 


Kapal-kapal yang berlayar sebagai bagian dari armada internasional dicegat oleh pasukan Israel pada Rabu malam ketika mereka mencoba berlayar menuju Gaza dan mengirimkan bantuan, kata para aktivis.

Setidaknya 500 peserta dari puluhan negara berlayar dengan tujuan mengirimkan makanan, air, dan obat-obatan kepada warga Gaza, sebagai bagian dari Global Sumud Flotilla (GSF), menurut penyelenggara. Israel telah menegaskan bahwa mereka tidak menginginkan hal ini terjadi.

Kami akan menyampaikan berita terkini tentang armada tersebut dan merangkum berita lainnya dari Timur Tengah.

Berikut ini yang kami ketahui tentang intersepsi tersebut:

Kapal-kapal dicegat: Intersepsi Israel terhadap kapal-kapal GSF dimulai pada Rabu malam, kata organisasi tersebut. GSF menyebut intersepsi tersebut sebagai "serangan ilegal" terhadap para pekerja kemanusiaan, sementara Israel mengatakan para aktivis di atas kapal "tidak tertarik pada bantuan, tetapi pada provokasi."

Beberapa kapal masih berlayar: Hingga pukul 12 siang waktu setempat Kamis (5 pagi ET), hanya empat dari 44 kapal GSF yang masih berlayar, sedangkan sisanya dicegat atau diasumsikan dicegat, menurut pelacak GSF.

Mendekati Gaza: Salah satu kapal armada tersebut—Mikeno—tampaknya semakin mendekati pantai Gaza pada Kamis pagi, menurut pelacak GSF. Kementerian Luar Negeri Israel sebelumnya menyatakan bahwa dengan mendekati wilayah kantong tersebut, GSF "melanggar blokade laut yang sah."

Tanggapan internasional: Penyadapan tersebut telah menuai kecaman internasional. Para pengunjuk rasa berkumpul untuk berdemonstrasi menentang penyadapan tersebut pada Rabu malam, di berbagai negara termasuk Italia, Turki, Yunani, Tunisia, dan Argentina.

Thunberg ditahan: Aktivis Swedia Greta Thunberg termasuk di antara mereka yang berada di dalam armada tersebut. Kementerian Luar Negeri Israel mengatakan pada hari Rabu bahwa "Greta dan teman-temannya aman dan sehat" dalam sebuah unggahan di X setelah penahanannya.

Apa yang terjadi selanjutnya: Sementara GSF bertekad untuk mencapai Gaza, Israel tampaknya juga bertekad untuk mencegah hal ini terjadi. Para aktivis GSF yang telah ditahan akan dibawa ke Israel dan kemudian dideportasi, ungkap Kementerian Luar Negeri Israel.

Post a Comment

Previous Post Next Post