Penangkapan armada pada hari Rabu telah memicu kemarahan global.
Italia: Para pengunjuk rasa turun ke jalan di kota-kota termasuk Roma, Pisa, Florence, dan Turin, dan serikat buruh besar Italia telah menyerukan pemogokan umum nasional pada hari Jumat, di seluruh sektor publik dan swasta, sebagai bentuk solidaritas dengan armada dan rakyat Gaza.
Turki: Kementerian luar negeri menyebut tindakan tersebut sebagai “tindakan terorisme” saat protes meletus di Istanbul.
Kolombia : Presiden Gustavo Petro menyebut penyadapan tersebut sebagai “kejahatan internasional” oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan meragukan rencana perdamaian Presiden AS Donald Trump untuk Gaza, menyebutnya sebagai “rencana perdamaian dengan orang-orang yang sudah mati karena kelaparan.”
Inggris: Kementerian Luar Negeri Inggris mengatakan pihaknya berharap situasi ini dapat diselesaikan dengan aman. "Bantuan yang dibawa oleh armada harus diserahkan kepada organisasi-organisasi kemanusiaan di darat agar dapat dikirimkan dengan aman ke Gaza," ujar seorang juru bicara kepada Reuters.
Pakistan: "Kebiadaban ini harus diakhiri," kata Perdana Menteri Shehbaz Sharif. "Perdamaian harus diberi kesempatan dan bantuan kemanusiaan harus sampai kepada mereka yang membutuhkan."

Post a Comment