Bendera St. George berkibar di seluruh Inggris. Apakah itu simbol patriotisme yang membanggakan atau nasionalisme yang dipersenjatai?

 


London

 — 

Di Amerika Serikat, Bintang dan Garis ada di mana-mana: di beranda, halaman, dan truk pikap. Bendera nasional adalah bagian dari pemandangan, hampir tak terlihat karena keberadaannya yang luas.


Di Inggris, bendera lebih jarang. Biasanya hanya muncul pada perayaan ulang tahun kerajaan, peringatan militer, atau acara olahraga besar.


Namun musim panas ini, segalanya berubah. Bendera Britania Raya dan Inggris – masing-masing Bendera Union dan Salib St. George – telah berkibar di berbagai wilayah negara dalam beberapa minggu terakhir, menghiasi lampu jalan, membentang di sepanjang jalan, dan bahkan dicat di persimpangan jalan.


Bagi sebagian orang, tontonan itu merupakan tindakan patriotisme – suatu komunitas yang mengikatkan diri pada bangsanya.


Bagi yang lain, hal ini merupakan provokasi – suatu perasaan bahwa bendera tersebut dijadikan senjata untuk membuat pencari suaka dan “imigran ilegal” merasa tidak diterima.


Jadi, apa yang melatarbelakangi kebangkitan ini dan ketegangan apa yang ditimbulkannya di Inggris?


Kapan itu dimulai?

Lonjakan jumlah bendera dapat ditelusuri kembali ke sebuah kampanye yang disebut “Operasi Kibarkan Warna”, yang dimulai musim panas ini di kota Birmingham, Inggris bagian tengah, dan sejak itu telah menyebar ke berbagai wilayah lain di negara tersebut.


Di tengahnya terdapat grup Facebook bernama "Weoley Warriors", yang menggambarkan dirinya sebagai "sekelompok pria Inggris yang bangga" – beranggotakan 2.000 orang – yang bertekad menunjukkan kepada Birmingham dan negaranya bahwa "belum semuanya berakhir."


GoFundMe yang diluncurkan oleh kelompok tersebut telah mengumpulkan lebih dari £20.000 ($27.000), dengan penyelenggara mengatakan semua dana hanya akan digunakan "untuk bendera, tiang, dan ikatan kabel."


Hanya sedikit yang diketahui publik tentang para pemimpinnya. Yang terlihat jelas adalah ambisinya: jaringan pendukung yang bekerja dari tiang lampu satu ke tiang lampu lainnya untuk menyelubungi Inggris dengan warna merah dan putih.

Post a Comment

Previous Post Next Post