Mediator Qatar dan Mesir bertemu Hamas di Kairo menjelang perundingan penting Sharm el-Sheikh

 Kami juga mengetahui bahwa mediator Qatar dan Mesir di Kairo sedang bertemu dengan Khalil Al-Hayya, pemimpin Hamas yang telah memimpin negosiasi kelompok tersebut, untuk menyelesaikan setiap poin pertikaian yang tersisa sebelum sesi utama dengan negosiator lainnya.


Sebuah sumber yang mengetahui pembicaraan tersebut mengatakan kepada CNN bahwa "masih terlalu dini untuk menilai" bagaimana negosiasi tersebut berjalan.


Sumber Hamas juga mengatakan kepada CNN bahwa sesi negosiasi gencatan senjata resmi pertama akan dimulai malam ini.


Seperti yang kami laporkan sebelumnya, Al-Hayya terlihat dalam sebuah video untuk pertama kalinya sejak upaya pembunuhan Israel di Doha hampir satu bulan lalu.


Ini adalah perjalanan pertamanya ke Mesir sejak ia selamat dari upaya pembunuhan Israel menyusul serangan rudal di Qatar bulan lalu yang menargetkan pimpinan tertinggi Hamas.


Di pihak Israel, para utusan senior hadir, tetapi yang paling menonjol adalah Ron Dermer, menteri urusan strategis dan kepala negosiator Israel, yang tidak hadir. Ia akan berpartisipasi secara jarak jauh dan diperkirakan akan bergabung secara langsung akhir pekan ini, lapor Reuters.


Pertemuan di kota resor Laut Merah Mesir itu harus berhasil agar rencana gencatan senjata 20 poin Presiden AS Donald Trump dapat berlaku.


Sebagai konteks: Meskipun Trump mendesak proses untuk "berjalan cepat", para diplomat mengatakan diskusi bisa berlangsung selama beberapa hari. Poin-poin utama yang menjadi perdebatan meliputi tuntutan Israel agar Hamas melucuti senjata, desakan Hamas untuk berperan dalam badan pemerintahan baru di Gaza, dan jaminan perjalanan yang aman bagi tokoh-tokoh senior yang meninggalkan wilayah tersebut. Hal terakhir ini sangat sensitif, mengingat Israel baru-baru ini menargetkan para pemimpin Hamas.

Post a Comment

Previous Post Next Post