Pembebasan sandera dan tahanan Palestina yang diantisipasi pada tahap pertama rencana perdamaian merupakan "bagian yang mudah," ujar duta besar Israel untuk PBB hari ini, "karena sangat jelas apa yang kami terima, apa yang kami berikan sebagai balasannya."
Namun, hal ini berarti “bagian yang lebih kompleks” akan muncul berikutnya, karena kedua belah pihak sedang mencari cara untuk melaksanakan fase kedua, termasuk demiliterisasi Gaza, ujar Duta Besar Danny Danon.
Saat ini, masa gencatan senjata untuk pembebasan sandera telah dimulai di wilayah kantong tersebut. Para sandera diperkirakan akan diserahkan sebelum batas waktu Senin pukul 12 siang.
Danon mengatakan hal itu mungkin terjadi selama akhir pekan. "Kami berharap itu akan dimulai bahkan besok," ujarnya kepada CNN hari ini.
Ketika ditanya apakah ia tahu siapa yang bertanggung jawab di daerah kantong itu, Danon mengatakan bahwa daerah itu masih "zona perang" dan "kacau." Ia mengatakan Hamas sedang dalam proses "mengumpulkan para sandera" dan bersiap untuk membebaskan mereka.
Pasukan Israel telah dipindahkan ke garis pertahanan baru sebagai bagian dari fase pertama perjanjian damai. Danon mengatakan sepanjang langkah-langkah genting berikutnya, "kami akan tetap berada di sana dan mengamati dengan saksama apa yang terjadi."
"Kami tahu bahwa kami sedang berhadapan dengan Hamas. Itulah sebabnya penarikan pasukan IDF dilakukan secara bertahap. Apa yang kami lakukan tadi malam, kami tarik kembali, tetapi tidak sepenuhnya," ujarnya.
Post a Comment