Dana Kependudukan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNFPA) memiliki ratusan truk yang menunggu untuk memasuki Gaza dengan persediaan medis dan peralatan rumah sakit, serta ribuan perlengkapan untuk mengatasi situasi kebersihan dan kesehatan reproduksi yang mengerikan di daerah kantong itu, seorang petugas program pemuda yang berbasis di Gaza pada badan tersebut mengatakan kepada CNN.
Amany Haniya, yang saat ini tinggal di Deir al-Balah di Gaza tengah, mengatakan distribusi perlengkapan medis seperti perlengkapan manajemen kebersihan menstruasi dan perlengkapan pascapersalinan sangat penting bagi perempuan dan anak perempuan di wilayah tersebut. Blokade bantuan Israel telah membuat perempuan kehilangan pasokan penting seperti pembalut, tampon, dan sabun, sementara akses ke air bersih masih terbatas.
Haniya, seorang ibu tiga anak yang telah mengungsi tujuh kali selama perang, menyatakan kelegaannya dengan gencatan senjata yang “telah lama ditunggu-tunggu”.
"Ini pertama kalinya kami merasakan ketenangan dan kedamaian ini setelah berhari-hari, berbulan-bulan, dan bertahun-tahun," ujar Haniya kepada CNN. "Mungkin anak-anak saya hari ini akan merasakan kedamaian dan tidur tanpa mimpi buruk."
Meskipun ia berencana untuk melanjutkan studinya di luar Jalur Gaza, Haniya berkata, “Gaza akan tetap berada di hati saya, dan saya tidak akan pernah meninggalkannya.”
Post a Comment