Setidaknya tujuh biksu Buddha tewas dalam kecelakaan kereta gantung di biara Sri Lanka

 


Setidaknya tujuh biksu Buddha, termasuk tiga warga negara asing, tewas dalam kecelakaan kereta gantung di sebuah biara Sri Lanka pada hari Rabu, kata polisi setempat kepada CNN.

Para biksu itu termasuk di antara 13 orang yang bepergian dengan kereta gantung di Biara Na Uyana di Sri Lanka tengah, yang tersebar di lebih dari 5.000 hektar hutan di pegunungan, kata Polisi Pansiyagama.

Insiden itu terjadi sekitar pukul 21.00 waktu setempat (11.30 ET) pada hari Rabu, menurut polisi. Dari korban tewas, tiga orang merupakan warga negara asing dari India, Rusia, dan Rumania, kata petugas.

CNN telah menghubungi kementerian luar negeri negara-negara tersebut untuk meminta komentar.

Rekaman dari lokasi kecelakaan menunjukkan para biksu berdiri di hutan di samping rel kereta gantung. Relnya sendiri berada di lereng curam, dan sejajar dengan serangkaian anak tangga besar yang berkelok-kelok.

Menurut situs web Biara Na Uyana, kompleks ini merupakan salah satu biara hutan Buddha tertua di negara ini, yang dibangun pada abad ke-3 SM.

Lebih dari 200 biksu tinggal di kompleks tersebut, kata situs web tersebut, sementara pengunjung dapat berpartisipasi dalam retret meditasi dan acara spiritual lainnya.

Post a Comment

Previous Post Next Post