Masa kecil yang 'hancur'

 


Laporan tersebut juga mempertanyakan tujuan perang Israel, dengan menyatakan bahwa "penargetan yang luas dan disengaja terhadap anak-anak Palestina" merupakan bukti bahwa operasi militer tidak dilakukan semata-mata untuk mengalahkan Hamas, tetapi untuk "menghancurkan secara fisik kelompok (Palestina) dengan melenyapkan tidak hanya anak-anak saat ini tetapi juga kemungkinan mereka memiliki anak di masa depan."

Anak-anak Gaza menderita baik secara mental maupun fisik, katanya.

“Esensi masa kanak-kanak telah hancur di Gaza,” kata seorang dokter yang dikutip dalam laporan tersebut.

Kelaparan yang meluas juga berarti bahwa anak-anak “tidak mampu mengembangkan kemampuan bicara dan mencapai tonggak-tonggak bahasa” dan berpotensi menghadapi masalah kognitif jangka panjang, katanya.

Israel juga menolak masuknya susu formula dan susu khusus bayi ke Gaza, yang mengakibatkan “kelaparan pada bayi baru lahir dan bayi kecil,” kata komisi tersebut.

Ini adalah “bukti yang sangat kuat akan adanya niat untuk menghancurkan populasi,” katanya.

'Penyiksaan seksual'
Laporan tersebut menyatakan bahwa pasukan keamanan Israel telah "melakukan kekerasan seksual dan berbasis gender", termasuk "pemerkosaan, penyiksaan seksual, dan bentuk-bentuk kekerasan seksual lainnya, bukan hanya sebagai hukuman terhadap individu, tetapi juga sebagai bagian dari pola hukuman kolektif untuk memecah belah, mempermalukan, dan menundukkan seluruh penduduk Palestina ."

"Hal ini terbukti melalui konten media sosial tentara Israel yang secara terang-terangan menunjukkan diri mereka melakukan tindakan yang merendahkan martabat warga Palestina," kata komisi tersebut.

Laporan itu menyatakan bahwa mereka mendengar banyak kesaksian dari warga Palestina yang mengatakan bahwa mereka menjadi sasaran kekerasan seksual dan berbasis gender selama dalam tahanan , termasuk kesaksian dari seorang tahanan, yang mengatakan bahwa ia dipukuli di alat kelaminnya dengan sangat parah hingga ia kehilangan kesadaran.

Post a Comment

Previous Post Next Post