Fotografi dan konservasi

 "Walk the Earth" adalah buku fotografi ketiga Veronesi, dan ia telah mengerjakannya selama lima tahun terakhir. Buku ini menyoroti ancaman yang dihadapi gajah saat ini: hilangnya habitat, konflik manusia-satwa liar, dan bahaya perburuan trofi yang terus berlanjut, terutama bagi gajah-gajah besar yang tersisa.


Veronesi telah lama menggunakan fotografinya untuk membantu melindungi satwa liar. Ia mengaku menyumbangkan foto-fotonya ke berbagai organisasi konservasi, berkontribusi dalam kampanye penyadaran, dan telah berbicara di tingkat internasional, termasuk di Tiongkok, di mana ia mempresentasikan foto-foto satwa liarnya untuk meningkatkan kesadaran tentang permintaan gading.


Veronesi tidak hanya berusaha mendokumentasikan gajah sebagai spesimen, tetapi juga menggambarkannya sebagai individu. "Tujuannya selalu untuk membuat penonton terhubung dengan hewan tersebut, untuk menyelami jiwanya," ujarnya.


Hubungan itu membutuhkan kesabaran dan perspektif. Ia sering memosisikan kameranya rendah ke tanah, sehingga gajah tampak menjulang tinggi di atas bingkai. Banyak fotonya yang paling kuat adalah hitam putih.


"Gajah memiliki aura ketenangan dan kesabaran yang luar biasa," ujarnya. "Mereka memancarkan kebijaksanaan dan pengetahuan. Dan di saat yang sama, mereka sangat sosial dan peduli satu sama lain."


"Mereka membuat semuanya tampak baik-baik saja. Seolah-olah seluruh dunia sedang merumput dan tidak ada yang terjadi."

Post a Comment

Previous Post Next Post