Utusan Israel mengatakan "pidato kosong" di PBB tidak akan membawa kemajuan bagi kawasan

 


Duta Besar Israel untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa Danny Danon menyatakan kekhawatirannya atas pengumuman Prancis dan Inggris tentang kenegaraan Palestina, dan mengatakan kepada Sky News bahwa kedua negara seharusnya berada di pihak yang sama dengan Israel.

"Kita berada di pihak yang sama. Saya berharap Inggris dan Prancis mendukung perjuangan kita melawan Hamas dan menekan Hamas agar menerima gencatan senjata, tetapi apa yang mereka lakukan sekarang justru mendorong Hamas ke pihak yang berlawanan," ujarnya, Selasa.

Merujuk pada konferensi hari Senin mengenai solusi dua negara yang diketuai bersama oleh Prancis dan Arab Saudi di Perserikatan Bangsa-Bangsa, Danon mengatakan, “Kami tidak ikut campur dalam keputusan negara lain, tetapi dengan segala hormat, semua deklarasi, pidato kosong, dan konferensi yang kita saksikan di PBB, tidak akan membawa kemajuan apa pun bagi kawasan ini.”

Duta Besar tersebut menegaskan kembali klaim Israel bahwa tidak ada kelaparan di Gaza, dan menegaskan bahwa Israel telah mengizinkan bantuan masuk ke wilayah kantong yang belum diambil alih oleh PBB. "Saya menyarankan PBB untuk berhenti menyebarkan kebohongan dan mulai menyalurkan bantuan," ujarnya.

Beberapa konteks: PBB menyalahkan Israel karena tidak mengirimkan makanan yang cukup dan membuat proses pengumpulan menjadi sangat rumit. Para pejabat PBB mengeluhkan hambatan keamanan dan birokrasi yang sangat besar yang diberlakukan oleh Israel.

Danon mengatakan bahwa Israel bukanlah halangan bagi gencatan senjata dan ia berharap akan ada kesepakatan sebelum September.

Post a Comment

Previous Post Next Post