Gelombang tsunami telah menghantam negara-negara di seluruh Pasifik setelah gempa bumi berkekuatan 8,8 skala Richter melanda lepas pantai timur terpencil Rusia pada hari Rabu waktu setempat, yang menyebabkan jutaan orang didesak untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
Gelombang tersebut menghantam Rusia dan Jepang terlebih dahulu, kemudian menghantam negara bagian AS yaitu Hawaii , California , Oregon, Washington, dan Alaska .
Peringatan dan himbauan tsunami tetap berlaku pada Rabu pagi di Hawaii, California, dan wilayah Pantai Barat AS lainnya, dengan gelombang susulan masih diperkirakan terjadi.
Filipina , Indonesia , Cina, Chili, Peru, Meksiko, Panama , Kepulauan Marquesas di Polinesia Prancis, Papua Nugini, Kepulauan Solomon, Vanuatu, dan Taiwan juga telah mengeluarkan peringatan, himbauan dan pengawasan tsunami, meskipun beberapa di antaranya telah membatalkannya.
Gempa bumi di lepas pantai Semenanjung Kamchatka di timur jauh Rusia ini merupakan gempa bumi terkuat di dunia sejak 2011, ketika gempa berkekuatan 9,0 skala Richter melanda timur laut Jepang, memicu tsunami dahsyat. Gempa bumi ini tercatat sebagai gempa bumi terkuat keenam yang pernah tercatat.
Masih terlalu dini untuk mengatakan seberapa merusaknya gelombang tsunami dan dampak awal yang ditimbulkannya sangat minimal.
Namun, para ahli di Pasifik memperingatkan bahwa skala gelombang dapat sangat bervariasi di berbagai lokasi dan mendesak masyarakat untuk menjauh dari garis pantai. Gelombang tsunami juga dapat terus menghantam garis pantai beberapa jam setelah pertama kali menghantam.

Post a Comment