Evakuasi di Jepang saat gelombang pertama melanda

 


Pulau paling utara Jepang, Hokkaido, menjadi salah satu tempat pertama yang melaporkan gelombang tsunami, setinggi hingga 60 sentimeter (2 kaki), bersama dengan sebagian wilayah Rusia. Sirene tsunami terdengar meraung-raung di beberapa bagian pulau pada Rabu pagi. Video yang dibagikan oleh Reuters dan Nippon News Network menunjukkan orang-orang berlindung di atap.


Lebih dari 1,9 juta orang di seluruh Jepang telah diimbau untuk pindah ke tempat yang lebih aman, karena gelombang setinggi 50 cm (1,6 kaki) menghantam pantai timur negara itu, mendekati Tokyo. Angka ini jauh di bawah perkiraan awal yang mencapai 3 meter, meskipun perkiraan tersebut dapat berubah, dan gelombang tambahan dapat menyusul.


Gelombang tsunami setinggi 1,3 meter (4,3 kaki) teramati di Pelabuhan Kuji di prefektur Iwate, timur laut Jepang, menurut Badan Meteorologi Jepang, yang menambahkan bahwa gelombang tsunami sedang membesar.


Di distrik Severo-Kurilsk Rusia, dekat episentrum gempa bumi, keadaan darurat dikeluarkan setelah gelombang tsunami menghantam pantai, merobek perahu dari tambatannya dan membawa pergi kontainer penyimpanan, menurut media pemerintah TASS dan video dari tempat kejadian.


Hampir 300 orang dievakuasi dari pelabuhan, menurut layanan darurat regional kepada RIA News yang dikelola pemerintah. Gelombang tsunami setinggi 3-4 meter tercatat di Distrik Yelizovo, Kamchatka, menurut otoritas Rusia.


Sementara itu, kenaikan pasang setinggi 1 kaki teramati di pulau vulkanik Amchitka, Alaska, sekitar pukul 17.14 Waktu Pasifik.

Post a Comment

Previous Post Next Post