Wali kota yang baru terpilih di sebuah kota di Jerman barat berada dalam kondisi kritis setelah serangan penusukan di luar rumahnya, media lokal melaporkan Selasa.
Iris Staltzer, seorang ibu berusia 57 tahun dengan dua anak remaja, ditemukan dengan luka yang mengancam jiwa sekitar tengah hari waktu setempat di kota Ruhr, Herdecke, dan telah dilarikan ke rumah sakit, kata polisi kepada CNN.
Menurut pernyataan Kepolisian Hagen, hidupnya “masih dalam bahaya.”
Polisi mengatakan tidak ada indikasi serangan itu bermotif politik, dan kemungkinan ada hubungan keluarga. "Berdasarkan informasi terkini, tidak ada indikasi bahwa serangan itu bermotif politik. Diasumsikan ada latar belakang keluarga," tulis pernyataan tersebut.
Kanselir Friedrich Merz mengatakan pemerintahnya telah menerima berita tentang “kejahatan keji” tersebut.
"Kami mengkhawatirkan keselamatan wali kota terpilih, Iris Stalzer, dan berharap ia pulih sepenuhnya. Doa saya menyertai keluarga dan orang-orang terkasihnya," ujar Merz di X.
Stalzer, yang mewakili Partai Sosial Demokrat (SPD) yang berhaluan kiri-tengah, terpilih sebagai wali kota Herdecke dalam pemilihan putaran kedua pada 28 September. Ia dijadwalkan menjabat pada bulan November.
Pemerintah kota Herdecke menyatakan "kaget dan tidak percaya," tanpa memberikan detail lebih lanjut mengenai serangan tersebut, yang dilaporkan oleh tabloid Jerman Bild dan lembaga penyiaran publik lokal WDR. Pihak berwenang belum mengonfirmasi motifnya.
Dalam pembaruan selanjutnya, polisi mengatakan penyelidikan sedang "mencari semua kemungkinan," dan bahwa kemungkinan adanya hubungan keluarga dengan kejahatan tersebut belum dikesampingkan.
Serangkaian serangan terhadap politisi Jerman telah terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Negara ini diguncang oleh pembunuhan Walter Lübcke pada tahun 2019 , seorang pejabat pemerintah daerah yang mendukung kebijakan pro-pengungsi Kanselir Angela Merkel saat itu. Lübcke ditembak mati oleh seorang neo-Nazi saat sedang merokok di teras rumahnya. Penyerangnya kini menjalani hukuman seumur hidup.

Post a Comment