Perdana Menteri Inggris menyerukan pembebasan sandera dan gencatan senjata pada peringatan serangan 7 Oktober


 

Pada peringatan kedua serangan 7 Oktober, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyerukan pembebasan para sandera, lebih banyak bantuan untuk Gaza, dan kemajuan menuju perdamaian abadi.


"Waktu tidak mengurangi kejahatan yang kita saksikan hari itu," kata Starmer tentang pembantaian 7 Oktober. "Penyiksaan dan pembunuhan brutal berdarah dingin terhadap orang Yahudi di rumah mereka sendiri. Dan penyanderaan, termasuk warga negara Inggris, beberapa di antaranya masih berada di Gaza hingga saat ini."


Dalam pernyataan yang dirilis Selasa waktu setempat, Starmer juga menyoroti meningkatnya antisemitisme di Inggris Raya dan mengatakan pemerintahnya akan mendukung komunitas Yahudi setelah serangan teror minggu lalu di sebuah sinagoge di Manchester .


Ia melanjutkan dengan mengatakan bahwa prioritas Inggris di Timur Tengah tetap sama: "Bebaskan para sandera. Tambah bantuan ke Gaza. Dan gencatan senjata yang dapat mengarah pada perdamaian abadi dan adil sebagai langkah menuju solusi dua negara."


Hal ini terjadi setelah pemerintahan Starmer secara resmi mengakui negara Palestina pada bulan September, dalam sebuah langkah terkoordinasi dengan Kanada dan Australia yang dimaksudkan untuk memberikan tekanan pada Israel.


"Kami menyambut baik inisiatif AS untuk perdamaian di Timur Tengah, dan pemerintah ini akan melakukan segala daya upaya untuk mewujudkan hari di mana setiap anak Israel dapat hidup damai, berdampingan dengan tetangga Palestina mereka, dalam rasa aman dan nyaman," tambah Starmer.

Post a Comment

Previous Post Next Post