Pakar PBB desak Israel lindungi aktivis dan jurnalis yang ditahan di kapal bantuan yang dicegat menuju Gaza

 


Seorang pakar PBB telah meminta Israel untuk menjamin keselamatan dan kebebasan semua individu di atas kapal "Conscience" dan kapal-kapal lain dalam Freedom Flotilla Coalition (FFC), setelah pasukan Israel mencegat armada tersebut di perairan internasional pada Rabu pagi.


"Serangan terhadap warga sipil tak bersenjata di laut lepas ini merupakan pelanggaran hukum internasional lainnya oleh Israel," ujar Pelapor Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk kebebasan berpendapat dan berekspresi, Irene Khan, dalam sebuah pernyataan hari ini.


Menurut Koalisi Armada Kebebasan, pasukan angkatan laut Israel mencegat kesembilan kapal konvoi bantuan sekitar 120 mil laut dari Gaza, jauh di luar perairan teritorial Israel.


"Penyerobotan tersebut diduga terjadi di perairan internasional, bertentangan dengan hukum internasional. Anggota armada ditahan dan dilaporkan dibawa ke Pelabuhan Ashdod," tambah Khan dalam pernyataan tersebut.


"The Conscience, kapal utama armada ini, membawa 92 penumpang, termasuk jurnalis, tenaga kesehatan dan perawatan, serta pembela hak asasi manusia lainnya, berlayar untuk menerobos pengepungan dan blokade Israel atas Gaza. Enam belas di antaranya adalah jurnalis internasional dari 10 negara, yang bekerja sama dengan lebih dari selusin media," menurut pernyataan pakar PBB.


Khan juga menyatakan keprihatinannya terhadap keselamatan awak dan anggota armada yang ditahan, “terutama setelah aktivis Armada Sumud Global melaporkan penganiayaan di tahanan Israel.”


Umpan video langsung dari Gaza Sunbird, salah satu kapal, tampak memperlihatkan pasukan keamanan Israel menaiki kapal dan menonaktifkan streaming langsung sebelum terputus.


"Mereka yang dicegat memiliki hak untuk bebas berekspresi dan kebebasan untuk menyatakan solidaritas dengan rakyat Palestina, serta membantu mereka," ujar pakar PBB tersebut. "Israel memiliki kewajiban untuk menghormati hak-hak tersebut."

Post a Comment

Previous Post Next Post