Dalam wawancara CNN, aktivis armada Gaza menjelaskan tuduhan penganiayaan di tahanan Israel

 Seorang aktivis Italia yang menjadi bagian dari armada bantuan Gaza dan kemudian ditahan oleh Israel telah menguraikan tuduhan penganiayaan dan penghinaan yang dialaminya saat berada dalam tahanan Israel, dengan akses yang terbatas terhadap bantuan hukum.


Lorenzo D'Agostino adalah salah satu dari sejumlah peserta armada yang dideportasi oleh Israel yang mengklaim diperlakukan buruk saat ditahan.


Dalam wawancaranya dengan CNN, D'Agostino menceritakan pengalamannya dipaksa duduk atau berlutut di atas beton di depan bendera Israel selama berjam-jam, ditinggalkan dalam suhu dingin dengan sedikit pakaian, barang-barang miliknya disita, diolok-olok dan dihancurkan, serta pergelangan tangannya diikat erat.


“Kami terkejut dengan tingkat penghinaan dan kekejaman tak beralasan yang dilakukan orang-orang ini terhadap kami,” ujarnya.


Israel dengan tegas membantah tuduhan penganiayaan terhadap kelompok tersebut.

Post a Comment

Previous Post Next Post