Indonesia berencana untuk mengubah fasilitas medis di pulau tak berpenghuni untuk merawat sekitar 2.000 warga Gaza yang terluka, kata juru bicara presiden.
Presiden Prabowo Subianto memerintahkan agar pusat tersebut menyediakan perawatan medis bagi mereka yang "terluka oleh bom atau bangunan yang runtuh di tengah perang yang sedang berlangsung," kata Hasan Nasbi di Jakarta pada hari Kamis, menurut kantor berita negara Antara.
Ia mengatakan fasilitas tersebut akan berlokasi di Pulau Galang, di barat laut negara kepulauan itu, dekat Sumatra. Pulau itu—tepat di selatan Singapura—dulunya merupakan kamp pengungsi bagi pencari suaka Vietnam.
Negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia tidak pernah mengakui Israel secara diplomatis, dan selama beberapa dekade telah menjadi pendukung setia perjuangan Palestina.
"Para korban perang, tentu saja, akan kembali ke Gaza setelah mereka pulih dari luka-luka mereka," ujar Nasbi, seraya menambahkan bahwa proyek ini "bukanlah rencana relokasi," melainkan "operasi kemanusiaan yang bertujuan membantu sebanyak mungkin korban."
Post a Comment