Tidak ada catatan yang tersedia secara umum mengenai siapa yang mendukung tindakan tersebut dan tidak ada video atau bahkan penyebutan tentang proses tersebut di situs web Partai Demokrat negara bagian, meskipun pendukung resolusi tersebut mengatakan resolusi itu disahkan dengan suara 161-151.
Menurut orang-orang yang hadir dalam pemungutan suara, ketua partai Anderson Clayton dan pengurus partai lainnya abstain. Clayton belum berkomentar secara terbuka di media lokal selama beberapa minggu sejak resolusi disahkan dan menolak berbicara kepada CNN.
Gubernur Josh Stein, gubernur Yahudi pertama di negara bagian tersebut, dan pendahulunya, Roy Cooper, yang didorong oleh banyak anggota Partai Demokrat di tingkat negara bagian dan nasional untuk mencalonkan diri sebagai anggota Senat Tillis yang kosong, juga menolak permintaan komentar. Seorang penasihat Cooper mengatakan kepada CNN bahwa ia umumnya tidak beropini tentang resolusi partai.
Mantan Anggota DPR AS Wiley Nickel, yang sudah mencalonkan diri untuk kursi Tillis, menolak resolusi tersebut sebagai sepihak tetapi juga mengkritik pemerintahan Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
"Dalam isu serumit ini, nuansa sangatlah penting, dan itulah yang seringkali diabaikan oleh dunia politik. Anda bisa melihat rekam jejak saya dan menyadari bahwa saya adalah pendukung setia Israel sebagai sekutu utama AS, tetapi saya juga sangat peduli dengan penderitaan warga sipil tak berdosa di Gaza. Pendekatan Trump dan Netanyahu saat ini tidak membawa kita menuju perdamaian atau solusi dua negara. Sebaliknya, kebijakan mereka justru memicu perpecahan dan melanggengkan kekerasan, membuat solusi dua negara tampak semakin mustahil," ujar Nickel dalam sebuah pernyataan kepada CNN.
Dan Rep. Don Davis, seorang Demokrat di Komite Angkatan Bersenjata DPR yang juga dapat mencalonkan diri sebagai Senat, menegaskan kembali komitmennya kepada Israel sebagai sekutu Amerika Serikat.
"Saya yakin bahwa memberikan dukungan kepada sekutu kami, termasuk Israel, sangat penting dalam komitmen kami untuk melawan ancaman yang ditimbulkan oleh rezim Iran dan proksi teroris terkaitnya,"

Post a Comment