Meskipun partai-partai Demokrat di negara bagian lain, di Wisconsin dan Washington, baru-baru ini meloloskan resolusi yang mengkritik Israel sejak negara itu melancarkan perang melawan Hamas menyusul serangan 7 Oktober 2023, bahasa yang disahkan oleh Demokrat Carolina Utara adalah satu-satunya contoh yang secara eksplisit menyerukan embargo bantuan militer dan transfer senjata serta menuduh negara bagian itu melakukan genosida dan apartheid.
“Sumber daya militer yang telah diberikan kepada Israel melalui bantuan militer tahunan dan darurat telah digunakan untuk melakukan kejahatan genosida dan kejahatan perang lainnya di Gaza,” demikian bunyinya.
“Partai Demokrat Carolina Utara mendukung embargo langsung terhadap semua bantuan militer, pengiriman senjata, dan dukungan logistik militer ke Israel,” lanjutnya.
Resolusi tersebut juga memperoleh dukungan dari Kaukus Afrika Amerika NCDP, Kaukus Arab, Kaukus LGBTQ+, Asosiasi Remaja Demokrat, Demokrat Yahudi, dan berbagai kelompok lain dalam partai negara bagian tersebut.
Israel menolak klaim bahwa perangnya melawan Hamas, yang menewaskan 1.200 orang dalam serangan 7 Oktober dan masih menyandera warga Israel, merupakan genosida. Israel juga menolak tuduhan bahwa perlakuannya terhadap warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat mirip dengan apartheid. Awal bulan ini, Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan jumlah korban tewas Palestina telah melampaui 58.000, dengan gelombang korban terbaru terjadi di dekat lokasi distribusi makanan.
Manning mengatakan Mayoritas Demokrat untuk Israel sedang berdiskusi dengan para pemilih Demokrat di seluruh negara bagian dan membantu mereka menyampaikan ketidakpuasan mereka terhadap resolusi tersebut kepada pimpinan partai di negara bagian tersebut.
Para pendukung resolusi tersebut bekerja selama proses bertahun-tahun untuk meloloskan pernyataan tersebut, dimulai dari tingkat daerah pemilihan, ke konvensi daerah, lalu melalui konvensi distrik kongres, komite resolusi platform, dan akhirnya komite eksekutif negara bagian partai.
"Kami melihatnya sebagai isu persatuan dan isu lokal, karena kami ingin uang pajak diinvestasikan di sini, dan kami percaya bahwa menyuarakan hak hidup manusia, termasuk nyawa orang Palestina, sebenarnya adalah isu lokal dan menjadi pengingat bahwa ketika kelompok akar rumput bersatu, mereka dapat mencapai hal-hal yang ingin mereka lihat dalam partai mereka," kata Reem Subei, ketua Kaukus Arab partai tersebut.
Sejak resolusi itu disahkan, Subei mengatakan mereka yang terlibat dengan komite eksekutif tingkat negara bagian telah menghubunginya dan menanyakan bagaimana mereka dapat meniru upaya ini, termasuk para penyelenggara di Texas, Oklahoma, dan Minnesota.
Lisa Jewel, presiden Kaukus Yahudi partai Demokrat negara bagian, mengutuk resolusi tersebut sebagai sesuatu yang memecah belah dan mendesak pimpinan untuk memblokir upaya tersebut.
"Kepemimpinan kita perlu menegur para ekstremis ini. Mereka perlu mengambil sikap tegas terhadap antisemitisme. Dengan menenangkan para ekstremis ini, hal itu akan semakin meningkatkan intensitas yang memicu kekerasan," ujar Jewel, yang berpendapat bahwa Partai Demokrat di negara bagian tersebut seharusnya berfokus pada pemotongan dana Medicare dan Medicaid, kesehatan reproduksi perempuan, biaya perumahan, gerrymandering, dan isu-isu lain yang didorong oleh konsensus. Ia juga menyuarakan kekhawatirannya setelah menerima ancaman terhadap sinagogenya sendiri.
Kaukus Yahudi dibentuk tahun lalu sebagai respons terhadap apa yang digambarkan Jewel sebagai meningkatnya antisemitisme di Partai Demokrat dan di seluruh Carolina Utara. Hal ini berbeda dengan Partai Demokrat Yahudi di negara bagian tersebut, sebuah kelompok terpisah yang mendukung resolusi tersebut.
Untuk waktu yang lama, pimpinan partai menentang kelompok agama membentuk kaukus mereka sendiri dan ingin agar semua kelompok masuk dalam Kaukus Antaragama karena takut akan pertikaian semacam ini, tetapi Jewel mengatakan beberapa orang Yahudi tidak merasa diterima dalam kelompok antaragama itu dan bersikeras agar mereka keluar sendiri.
"Tidak mungkin bagi kami untuk memisahkan Yudaisme kami dari Israel, terlepas dari politik yang terjadi di sana. Itu hanya bagian dari jati diri kami," kata Jewel.
Mark Bochkis, yang memimpin komunikasi untuk Demokrat Yahudi, mengatakan ia pindah ke Greensboro saat masih kecil dari bekas Uni Soviet dan keluarga besarnya tinggal di Israel.
"Kita harus melihat siapa yang menang di seluruh negara bagian, dan kita tidak bisa mengabaikan keinginan pemilih Demokrat atau nilai-nilai mereka. Dan nilai-nilai mereka saat ini menunjukkan bahwa kita peduli dengan hak asasi manusia Palestina," kata Bochkis.
"Inilah Partai Demokrat Carolina Utara yang baru. Inilah jalan ke depan. Saya pikir Kaukus Yahudi mewakili semacam pandangan yang sedang kita tinggalkan," tambahnya.
Titik kritis berikutnya adalah apakah atau kapan resolusi tersebut akhirnya diadopsi ke dalam platform partai. Para pendukungnya yakin mereka telah melewati semua rintangan prosedural yang diperlukan dan bahwa resolusi tersebut pada akhirnya akan menjadi bagian dari pernyataan misi partai, tetapi para penentangnya berpendapat bahwa kepemimpinan partai masih dapat menghalangi hal itu. Batas waktu kapan platform tersebut akan diputuskan masih belum jelas.

Post a Comment