Presiden Iran Masoud Pezeshkian bergabung dengan demonstran di Teheran tengah pada hari Minggu, setelah AS menyerang tiga fasilitas nuklir utama di Iran pada malam hari waktu setempat.
Para demonstran meninju udara dan melambaikan bendera nasional di Lapangan Enqelab untuk berdemonstrasi menentang serangan AS terhadap tiga fasilitas nuklir utama pada hari Minggu dini hari, menurut rekaman yang diterbitkan oleh Kantor Berita Fars yang berafiliasi dengan pemerintah.
beberapa peserta membawa spanduk bertuliskan: "Hancurkan AS, hancurkan Israel," dan "Iran adalah tanah air kami. Tanahnya adalah kehormatan kami, dan benderanya adalah kain kafan kami." Israel melancarkan serangan jauh ke Iran yang menargetkan kemampuan nuklirnya pada tanggal 13 Juni, yang memicu serangan balasan dari Teheran.
Konflik tersebut telah menimbulkan korban jiwa yang sangat besar. Serangan Israel telah menewaskan sedikitnya 430 warga sipil di Iran, menurut Wakil Menteri Kesehatan negara itu, Ali Jafarian. Di Israel, sedikitnya 24 orang telah tewas, menurut Kantor Perdana Menteri Israel.

Post a Comment