Seiring dengan meningkatnya seruan di Iran untuk menutup Selat Hormuz sebagai balasan atas serangan AS terhadap situs nuklirnya, pendukung diplomatik dan ekonomi utama Teheran akan mengalami kerugian akibat keputusan tersebut.
Menghubungkan Teluk Persia yang kaya minyak dengan lautan terbuka, Selat Hormuz merupakan salah satu titik pemeriksaan minyak paling penting di dunia. Sekitar 20 juta barel minyak mentah per hari, atau 20% dari konsumsi global, mengalir melalui selat sempit antara Iran dan Oman tahun lalu, menurut Badan Informasi Energi AS (EIA).
Bagi China, importir minyak terbesar di dunia dan pembeli minyak mentah terbesar dari Iran, Selat Hormuz bahkan lebih penting.
Menurut perkiraan EIA, China mengimpor 5,4 juta barel minyak mentah setiap hari melalui selat tersebut dalam tiga bulan pertama tahun 2025. Jumlah tersebut setara dengan sekitar setengah dari rata-rata impor minyak mentah harian China pada kuartal pertama tahun ini, menurut perhitungan berdasarkan data bea cukai China.
Pada hari Minggu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyoroti kerentanan itu ketika ia meminta China untuk mencegah Iran menutup Selat Hormuz.
"Saya mendorong pemerintah China di Beijing untuk menghubungi mereka mengenai hal itu, karena mereka sangat bergantung pada Selat Hormuz untuk minyak mereka," kata Rubio dalam sebuah wawancara dengan Fox News pada hari Minggu, seraya menambahkan bahwa menutup selat itu akan lebih merugikan ekonomi negara lain daripada ekonomi AS.
China sejauh ini masih menjadi pembeli energi terbesar Iran, meskipun belum melaporkan pembelian minyak Iran dalam data bea cukai resminya sejak 2022, menurut para analis. Sekitar 90% ekspor minyak Iran kini dikirim ke China, menurut perusahaan data komoditas Kpler, yang menyediakan jalur penyelamat utama bagi ekonomi Teheran yang dikenai sanksi berat.
China mengecam serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran, dengan mengatakan tindakan tersebut “memperburuk ketegangan di Timur Tengah.” China belum mengomentari kemungkinan penutupan Selat Hormuz.
Post a Comment