Kota Sydney
Reuters
—
Seorang wanita Australia yang membunuh tiga mertuanya dengan hidangan jamur beracun juga diduga mencoba membunuh suaminya menggunakan pasta beracun, kari ayam, dan bungkus roti lapis, bukti ditunjukkan pada hari Jumat setelah seorang hakim mengizinkan pengungkapannya.
Bulan lalu, juri mendapati Erin Patterson membujuk ibu mertuanya Gail Patterson, ayah mertua Don Patterson, dan saudara perempuan Gail, Heather Wilkinson, untuk makan siang di rumahnya dan meracuni mereka dengan porsi Beef Wellington yang mengandung jamur death cap.
Mereka juga mendapati pria berusia 50 tahun itu bersalah atas percobaan pembunuhan terhadap Ian Wilkinson, suami Heather, yang selamat dari makan malam tahun 2023 di rumah Erin Patterson di Leongatha, sebuah kota berpenduduk sekitar 6.000 orang sekitar 135 km (84 mil) di tenggara Melbourne.
Patterson awalnya didakwa dengan tiga tuduhan pembunuhan dan lima tuduhan percobaan pembunuhan pada tahun 2023, dengan empat tuduhan tambahan terkait dengan mantan suaminya, Simon Patterson.
Hakim Christopher Beale sebelumnya memutuskan tuntutan tersebut harus dibagi menjadi dua persidangan terpisah, sebelum jaksa penuntut membatalkan tuntutan percobaan pembunuhan yang berkaitan dengan Simon Patterson pada malam menjelang persidangan pertama.
Itu berarti rincian dugaan upaya pembunuhan terhadap suaminya pada tahun 2021 dan 2022 tidak pernah didengar oleh juri.
"Setelah pertama kali saya sakit, saya merasa sakit karena makanan Erin," ujar Simon Patterson dalam sidang praperadilan di Melbourne pada Oktober 2024.
Dia akhirnya mulai menyimpan catatan penyakit-penyakitnya yang menurut pengadilan semuanya terjadi setelah memakan masakan mantan istrinya, termasuk penne bolognese, kari ayam, dan roti lapis.
Dugaan keracunan yang terjadi saat dua kali berkemah dan saat berjalan-jalan, membuatnya hampir meninggal. Ia pun menjadi sangat sakit hingga lumpuh sementara dan harus menjalani operasi pengangkatan sebagian usus, demikian yang didengar pengadilan saat itu.
Dalam masing-masing kasus, dokter tidak dapat menentukan secara pasti penyebab penyakitnya.
Simon Patterson menyampaikan kecurigaannya kepada dokternya dan keluarganya, termasuk ayahnya Don, yang meninggal saat makan siang.
Don Patterson begitu yakin bahwa dirinya telah diracuni saat makan siang di bulan Juli 2023 sehingga ia tiba di rumah sakit dengan wadah berisi muntahannya sendiri untuk diuji oleh tenaga medis.
Bukti dari komputer yang disita dari rumah Patterson yang menunjukkan pencarian jenis racun lainnya juga dikecualikan dari persidangan.

Post a Comment