AS semakin menjauh dari sekutunya terkait Israel

 Operasi militer Israel yang diperluas "bukanlah jalan menuju resolusi, melainkan jalan menuju lebih banyak pertumpahan darah," kata Inggris. Rusia mengecam rencana Israel untuk menempatkan Gaza di bawah kendali pasukan keamanannya sebagai "langkah berbahaya yang merusak prospek penyelesaian damai konflik Timur Tengah yang sudah rapuh."


Denmark, Korea Selatan, Yunani, Slovenia dan Guyana termasuk di antara negara-negara yang turut menyuarakan penolakan dan mendesak Israel untuk mengubah arah.


“Setelah dua puluh dua bulan pengungsian paksa, kelaparan, dan pembersihan etnis, operasi semacam itu tidak hanya akan menghancurkan Gaza, tetapi juga akan memusnahkan apa yang tersisa,” kata Aljazair.


Amerika Serikat, yang semakin terisolasi di panggung dunia dalam membela tindakan Israel di Gaza, mengatakan pihaknya "bekerja tanpa lelah" untuk membebaskan para sandera dan mengakhiri perang. Duta Besar AS untuk PBB, Dorothy Shea, menuduh anggota Dewan Keamanan "secara aktif memperpanjang perang dengan menyebarkan kebohongan tentang Israel" dan "memberikan kemenangan propaganda kepada teroris."


"Kenyataannya sederhana, perang ini bisa berakhir hari ini jika Hamas membebaskan para sandera dan seluruh warga Gaza," ujar Shea, seraya menambahkan bahwa tuduhan genosida terhadap Israel "bermotif politik dan sama sekali tidak benar."


Israel menghadapi kecaman global atas tindakannya di Gaza, dengan semakin maraknya protes yang terjadi di kota-kota besar saat orang-orang menunjukkan kengerian dan kemarahan mereka atas kelaparan di wilayah tersebut.


Puluhan ribu orang berbaris melintasi Jembatan Pelabuhan Sydney pekan lalu untuk memprotes krisis kemanusiaan di Gaza. Polisi London juga menangkap 466 orang pada hari Sabtu dalam protes menentang keputusan pemerintah Inggris yang melarang kelompok aksi langsung pro-Palestina, Palestine Action, berdasarkan undang-undang antiterorisme.


Di dalam Israel sendiri, keluarga-keluarga sandera Israel yang ditawan di Gaza menyerukan pemogokan umum nasional pada Minggu mendatang.

Post a Comment

Previous Post Next Post