Hampir 50 orang termasuk anak-anak dikhawatirkan tewas setelah sebuah pesawat penumpang era Soviet jatuh di wilayah Amur, timur jauh Rusia, media pemerintah melaporkan pada hari Kamis, mengutip pejabat setempat.
Pesawat itu, Antonov An-24, sedang terbang pada rute regional dari Khabarovsk ke Blagoveshchensk dan Tynda ketika menghilang dari radar sekitar pukul 1 siang waktu setempat (tengah malam ET), kata Kementerian Situasi Darurat Rusia dalam sebuah pernyataan yang diunggah di Telegram.
Pusat Pertahanan Sipil dan Keselamatan Kebakaran Amur mengatakan di Telegram bahwa sebuah helikopter pencarian dan penyelamatan menemukan bangkai pesawat di lereng gunung 16 kilometer dari Tynda. Tidak ada korban selamat yang terlihat dari udara.
Kementerian Darurat mengatakan sedang menyelidiki penyebab hilangnya kontak pesawat, dan Komite Penerbangan Antarnegara telah memulai penyelidikan. Pemerintah Rusia juga membentuk komisi khusus yang bertugas menangani kecelakaan tersebut, yang beranggotakan pejabat federal dan regional. Kremlin mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin telah diberitahu tentang insiden tersebut.
Kantor Kejaksaan Transportasi Timur Jauh mengatakan dalam sebuah pernyataan di situs webnya bahwa pesawat tersebut sedang mencoba mendarat untuk kedua kalinya ketika jatuh, setelah gagal mendarat pada pendekatan pertamanya. Kantor berita pemerintah Rusia TASS melaporkan bahwa kru tidak mengeluarkan panggilan darurat apa pun, menurut layanan darurat, dan bahwa cuaca di bandara tersebut cocok untuk penerbangan.
Menurut basis data yang tersedia untuk umum, pesawat ini dibuat pada tahun 1976. Model Antonov AN-24 dirancang pada tahun 1957.
Vasiliy Orlov, gubernur wilayah Amur, mengatakan di Telegram bahwa menurut data awal, ada 43 penumpang, termasuk lima anak-anak, dan enam awak pesawat.
Mengutip pejabat darurat, kantor berita negara Rusia TASS mengatakan informasi awal menunjukkan bahwa semua orang yang berada di pesawat itu tewas.
Pesawat itu hanya beberapa mil dari bandara Tynda ketika kehilangan kontak dengan pengontrol lalu lintas udara, kementerian darurat menambahkan.
Orlov mengatakan operasi pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung, dengan "semua kekuatan dan sarana yang diperlukan dilibatkan" dalam upaya tersebut. TASS melaporkan bahwa daerah hilangnya pesawat itu terpencil dan sulit dijangkau, tanpa jalan yang menembus hutan rawa.
Wilayah Amur telah mengumumkan tiga hari berkabung, dan hotline bagi keluarga penumpang dan siapa pun yang terkena dampak kecelakaan telah disiapkan.
Penerbangan tersebut dioperasikan oleh Angara Airlines, maskapai penerbangan Rusia yang berkantor pusat di Irkutsk di Siberia.

Post a Comment